Amy Kunrojpanya selaku Head of Communication & Public Affairs Google Indonesia mengungkapkan pertumbuhan internet di Indonesia termasuk yang paling cepat di Asia Tenggara. Hal tersebut juga yang mendorong Google untuk melakukan inovasi agar pengguna internet dapat terbantu dengan informasi yang tersedia.
Salah satunya adalah meluncurkan aplikasi pencarian berbasis suara yang dapat digunakan dengan bahasa Indonesia dan dinamakan Google App – dahulu bernama Google Search App.
Alasan lainnya adalah karena pengguna internet tidak lagi hanya menggunakan PC atau desktop untuk mengakses internet, tetapi lebih cenderung menggunakan smartphone karena informasi yang bisa diakses dengan lebih mudah. Sehingga sebagai website pencarian terbesar di dunia, Google menawarkan fitur Voice Search tersebut. Bahasa Indonesia menjadi salah satu dari 50 bahasa yang tersedia dalam aplikasi ini.
Pengguna hanya perlu men-download aplikasi Google App melalui Play Store atau App Store, dan ketika sudah ter-install, pengguna hanya perlu berbicara di dekat mikrofon gadget untuk mengakses informasi yang ingin diketahui. Atau pengguna juga bisa mengatakan ‘Ok Google’ di aplikasi ini dan mesin pencarian siap digunakan.
Bagaimana cara aplikasi ini bekerja?
Prami Rachmiadi, Country Agency Lead Google Indonesia menjelaskan dalam konferensi pers hari ini menyatakan bahwa sejak diciptakan pada 4 September 1998, Google bekerja layaknya index card pada perpustakaan. Sehingga semua informasi terkait dikelompokkan oleh Google Bot – sebutan bagi mesin pencari Google – dan lalu disampaikan secara mendetil kepada pengguna. Dan semua proses pencarian informasi hanya membutuhkan waktu rata-rata seperdelapan detik.
Jawaban Google ini berasal dari berbagai website dan Knowledge Graph Google yaitu database yang menghubungkan semua informasi seperti tokoh, tempat, dan berbagai hal lain serta bagaimana hal-hal itu saling terhubung satu sama lainnya. Menurut Jason, saat ini terdapat 570 juta objek yang tersimpan di Knowledge Graph dan lebih dari 50 miliar informasi mengenai objek-objek tersebut dan hubungan di antaranya. Saat ini tercatat ada 60 triliun laman website yang menjadi sumber informasi untuk hasil pencarian Google.
“Data-data ini terus tumbuh dan semakin sering Google App digunakan, maka layanan ini akan semakin pintar serta akurat karena lebih mengenal kebiasaan penggunanya,” jelas Jason.
Sumber : http://id.techinasia.com
editor : admin