Flappy Bird, game yang sedang naik daun dan banyak dibicarakan
orang-orang resmi ditarik dari toko aplikasi online Android dan iOS.
Kabar ini membuat heboh banyak orang karena game ini baru merasakan
popularitas sebentar saja.
Ya, Flappy Bird memang sedang disorot
banyak orang termasuk media. Tanpa diduga, Flappy Bird tiba-tiba menjadi
game yang sangat populer di perangkat
mobile.
Flappy
Bird sebenarnya sudah dirilis sejak tahun lalu, game ini bahkan tidak
masuk dalam 'radar' pengamatan para pengguna gadget di App Store. Flappy
Bird dikembangkan oleh desainer game bernama Dong Nguyen melalui studio
gamenya, DotGears Studio di Vietnam.
Game ini berhasil menembus 50 juta
download
hanya dalam beberapa hari dan merupakan game paling adiktif sekaligus
menyebalkan. Namun ketenaran Flappy Bird langsung sirna. Sang pencipta,
Dong Nguyen memutuskan untuk menarik aplikasi game buatannya dari Google
Play Store dan Apple App Store. Jadi Anda tidak akan bisa lagi
men-download game itu dari toko Android dan iOS.
Memang, Dong
pernah mengatakan bahwa ia sudah tidak tahan lagi disorot banyak orang
dan media. Berikut beberapa alasan di balik keputusan Dong Nguyen
membunuh aplikasi game populer itu dari peredaran, yang kami rangkum
dari berbagai sumber.
Dituduh Mencontek
Meskipun di Twitter Nguyen
mengklaim tidak ada masalah apapun dengan hukum, secara grafis game
Flappy Bird banyak dibilang mirip dengan game Mario Bros yang populer di
era tahun 1980-an. Game ini memiliki latar sama dengan game Mario Bros
yang dilengkapi pipa-pipa berwarna hijau.
Sebagian orang percaya
bahwa Nintendo telah mengirim timnya untuk bertemu Nguyen, sehingga
langkah menghapus Flappy Bird dari toko aplikasi Android dan iOS
disebut-sebut merupakan perintah dari Nintendo. Atau, langkah penarikan
game itu dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menghindari
pertempuran hukum.
Flappy Bird juga dituduh 'mencontek' game
berjudul Piou Piou. Kabar ini ramai dibicarakan di situs Reddit. Piou
Piou sendiri merupakan sebuah game berbasis Flash yang bisa dimainkan
via Facebook di platform PC. Piou Piou diperkirakan sudah hadir sebagai
game Facebook sejak 2009 lalu.
Dilihat secara gameplay, game Piou
Piou memang sangat mirip dengan Flappy Bird. Pemain harus meng-klik
burung agar tetap terbang turun naik menghindari rintangan. Bedanya,
rintangan pada Piou Piou berupa pohon kaktus berduri, sedangkan Flappy
Bird adalah pipa ala Mario Bros.
Tuduhan Bot
Flappy Bird bukanlah game baru. Game
ini sudah dirilis di toko aplikasi online Apple sejak bulan Mei
2013. Namun game ini mulai meraih ketenaran pada bulan Desember 2013.
Tak lama setelah merilis update baru, game ini tiba-tiba populer dan
dibicarakan banyak orang.
Tidak diketahui alasan sebenarnya
mengapa game ini tiba-tiba mencapai puncak ketenaran. Teori konspirasi
yang beredar di internet menyakini game ini mendadak tenar karena
menggunakan program
'bots' -- yakni akun palsu yang dijalankan oleh komputer yang secara artifisial akan men-
download game tersebut.
Ketika
ditanya, Nguyen menjawab tidak mempermasalahkan tuduhan itu. Tapi ia
balik bertanya bahwa jika ia melakukan strategi seperti itu, apakah
Apple akan membiarkan game Flappy Bird bercokol selama berbulan-bulan di
toko aplikasinya?
Bagaimanapun tuduhan ini belum terbukti. Tapi
menghapus game ini secara tiba-tiba menimbulkan spekulasi bahwa Nguyen
tak suka dituduh demikian.
Taktik pemasaran
Ketika Nguyen memposting
informasi yang mengejutkan kepada para penggemarnya di Twitter yang
menyatakan bahwa ia akan menarik game Flappy Bird, banyak yang percaya
bahwa ini hanyalah taktik pemasaran Nguyen agar banyak orang yang men-
download game tersebut sebelum dihapus.
Namun
nyatanya pengumuman itu bukan rencana belaka. Nguyen benar-benar
menarik aplikasi itu dari toko aplikasi online Android dan iOS. Tetap
saja sebagian pihak menilai ini adalah taktik untuk mendapatkan momentum
dan perhatian instan yang lebih besar.
Melalui popularitas game
Flappy Bird, aplikasi game besutan Nguyen yang lain yaitu Super Ball
Juggling dan Shuriken Block bisa bertengger di puncak toko aplikasi
game.
Tak Tahan dikritik
Bayangkan jika Anda tiba-tiba
kebanjiran email dari orang-orang yang tak dikenal dan email-email itu
mengganggu kehidupan pribadi Anda. Inilah yang terjadi pada Nguyen. Saat
orang-orang merasa frustasi bermain Flappy Bird dan melampiaskan ke
Twitter dengan me-
mention Nguyen, bisa saja ia jadi merasa terganggu.
Nguyen
hanya membuat game. Meski tak disangka game ini tiba-tiba populer,
banyaknya kritikan bisa menjadi salah satu penyebab mengapa kemudian
Nguyen menarik gamenya. Nguyen bahkan menyatakan di Twitter bagaimana
kepopuleran gamenya itu telah "merusak" kehidupan pribadinya.
"I can call 'Flappy Bird' is a success of mine. But it also ruins my simple life. So now I hate it," tulisnya di Twitter pada 8 Februari 2014 lalu.
Ingin Hidup tenangNguyen tampaknya tak suka
dengan popularitas. Hidup tenang sebagai developer game lalu tiba-tiba
disorot berbagai gamer dan media internasional membuatnya terganggu.
Nguyen
mengklaim di Twitter "Aku tidak tahan lagi". Dia memilih untuk
mengorbankan popularitas, ketenaran dan keberuntungan agar bisa hidup
lebih tenang. Dia bahkan mengatakan menjual game Flappy Bird demi uang.
"I also don't sell 'Flappy Bird', please don't ask," kata Dong Nguyen melalui akun Twitter @dongatory kemarin.
Di
Twitter Nguyen menjelaskan bahwa ia tidak suka orang-orang menjadi
'gila' dengan permainannya itu dan menjadi kecanduan. Mungkin, Nguyen
tak ingin mengusik gamer lain yang sedang kecanduan bermain game Candy
Crush.
Sumber : tekno.liputan6.com/read/822765/5-alasan-game-flappy-bird-ditarik-dari-peredaran
editor : admin