• Home
  • About
  • Contact

Berita Seputar Iptek

Berita seputar ilmu pengetahuan dan teknologi.

  • Home
  • Gadget
  • Game
  • Internet
  • Komputer
  • Mobile
  • Sains
  • Sosmed
  • Software
  • Tips dan Trik
Home → internet → Website Marinir AS dihack pendukung Bashar Assad

Website Marinir AS dihack pendukung Bashar Assad

admin
internet
Rabu, 04 September 2013

Hacker pendukung penguasa Suriah pada Senin mencantumkan pesan di laman rekrutmen Korps Marinir Amerika Serikat, yang mendesak prajurit menentang perintah Presiden Barack Obama.

Hacker itu menunjukkan foto orang berseragam Amerika Serikat memegang tulisan tangan, yang menyatakan tidak akan berperang untuk Alqaida di Suriah.

"Obama adalah pengkhianat, yang ingin menempatkan hidup Anda dalam bahaya untuk menyelamatkan gerilyawan Alqaida," kata pesan itu, dalam foto laman tersebut di "Wall Street Journal".

Korps Marinir Amerika Serikat memastikan retasan itu, namun mengatakan laman retasan tersebut, Marines.com, portal rekrutmen resmi untuk Korps Marinir, sudah pulih kembali.

"Marines.com sendiri tidak terganggu atau `diretas`," kata Kapten Eric Flanagan dalam sebuah pernyataan. "Itu terjadi dalam waktu terbatas beberapa jam di malam hari."

Laman itu "sekarang telah beroperasi secara normal dan tim kami secara aktif memantau situasi dan siap untuk mengatasi masalah di masa depan, "tambahnya.

Korps Marinir tidak bisa mengkonfirmasi siapa yang telah meretas laman itu namun Militer Elektronik Suriah dilaporkan mengaku bertanggung jawab pada peristiwa itu.

Kelompok itu baru-baru ini telah mengklaim meretas The New York Times, The Washington Post dan sejumlah laman lain.

Laman Korps Marinir diretas setelah Presiden Barack Obama mengatakan ia mendukung aksi militer terhadap rezim Suriah sebagai pembalasan atas dugaan penggunaan senjata kimia terhadap rakyat Suriah.

Obama telah menunda setiap rencana aksi serangan untuk saat ini, dengan alasan ia ingin Kongres terlebih dahulu mempertimbangkan masalah ini.

Rezim Suriah telah menggambarkan perang saudara di negara itu sebagai perang melawan "teroris", sementara pejabat Amerika Serikat juga telah mengakui keberadaan gerilyawan Al Qaeda di antara kelompok-kelompok oposisi yang terpecah belah di Suriah, demikian AFP.

Sumber : antaranews.com ~ editor : admin

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Popular Posts

  • IBM Rayu Pengguna "Server" Gunakan Linux
    IBM menyiapkan dana sebesar 1 miliar dollar AS untuk mengembangkan sistem operasi Linux di perangkat server seri Power. Dengan besarnya ...
  • Menghilangkan Informasi Update Bluestacks
    BlueStacks adalah sebuah aplikasi yang bisa di gunakan pada sistem operasi Windows dan Mac sebagai emulator untuk android OS. Sayangnya un...
  • Samsung ChatOn tembus 100 juta pengguna
    Samsung mengumumkan aplikasi messenger ChatOn telah mencapai prestasi dengan jumlah 100 juta pengguna.  Rival BBM dari Korea Selatan ...
  • 5 Hal Nyata di Film 'Gravity'
    Gravity bercerita tentang dua astronot NASA, yakni seorang ahli medis bernama Ryan Stone yang diperankan oleh aktris cantik Sandra B...
  • Kerangka Manusia Karawang Itu Nenek Moyang Pembuat Candi
    Situs sejarah Batu Jaya, Karawang, Jawa Barat tengah menjadi perhatian. Akhir pekan lalu, staf pemugaran Balai Pelestarian Cagar Budaya ...
Copyright © 2015 Berita Seputar Iptek. All rights reserved. My Notes Template. Simple Default Template edited by RT Media ™. Powered by Login