Peran
gadget di dunia medis semakin besar. Beberapa waktu yang
lalu, seorang dokter di Ohio State University Wexner Medical Center, dr
Christopher Kaeding, memanfaatkan kacamata pintar Google Glass untuk
menyiarkan secara langsung kegiatan operasi kepada para rekan-rekannya.
Menurut
pihak universitas, Kaedin melakukan kegiatan pembedahan ligamen lutut
pada seorang pasien pria berumur 47 tahun. Semua kegiatan tersebut
direkam dan disiarkan langsung dari sudut pandang dokter yang
menggunakan Google Glass.
Kolega-kolega Kaeding, yang terdiri
dari rekan seprofesi dan murid-murid medis, menyaksikan kegiatan
pembedahan melalui berbagai lokasi yang berbeda di Columbus, Ohio.
Kaedin sendiri menyatakan bahwa penggunaan perangkat tersebut sama sekali tidak mengganggu dirinya.
"Secara
jujur, saat sedang membedah, saya sering lupa kalau saya sedang
menggunakan perangkat itu. Perangkat ini terlihat sangat intuitif dan
mulus," kata Kaeding, seperti dikutip dari
kompas.com, Sabtu (1/9/2013).
Potensi Google Glass sendiri untuk dunia medis sebenarnya diprediksi melebihi dari sekadar untuk melakukan kegiatan
video streaming.
Pihak Universitas Ohio mengungkapkan, banyak ahli yang mempercayai
bahwa Glass dapat memberikan kemudahan untuk melihat hasil sinar-X,
hasil MRI, dan melihat laporan-laporan medis lainnya, selama kegiatan
pembedahan berlangsung.
Developer sendiri sudah mulai melirik
Google Glass untuk kegiatan medis. Sudah ada satu aplikasi bernama
MedRef yang didesain bagi para pegawai rumah sakit untuk menarik
informasi seputar pasien dengan menggunakan teknologi pengenal wajah.
sumber : kompas.com
editor : admin